DiTo2027

My Personal Blog, Music Is My Life n Knowledge is everything

Complete Nokia Tips ‘n Trick

nokia-trick-code

Discover Excellent Tips And Tricks In All Type NOKIA phone…

Januari 22, 2008 Ditulis oleh dharu | Web | | Belum Ada Tanggapan

Website Keren

Januari 22, 2008 Ditulis oleh dharu | Web | | Belum Ada Tanggapan

[Artikel] Google Hacking

Google Hacking
Taking Advantage of Technology

Google merupakan satu dari beberapa perusahaan sangat besar didalam bidang bisnis internet. Selain menjadi satu dari beberapa perusahaan terbesar di dunia internet ini, google juga ternyata menjadi satu dari beberapa website yang dapat dikatakan memiliki jumlah catatan pengunjung terbanyak, bagaimana tidak? Segala sesuatu yang sehubungan dengan internet sekarang ini semuannya dapat dicari melalui google, dari data mengenai masalah umum, berita, hingga informasi teknis.

Berbicara sehubungan dengan sub judul artikel ini, yang berbunyi “Taking Advantage of Technology”, dalam artikel kali ini saya akan sedikit membahas mengenai sebuah tehnik hacking yang menggunakan layanan yang diberikan daripada google ini sendiri.

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa dengan adanya kemajuan teknologi dan semakin berkembangnya industri internet, tentu juga banyak hal hal lain yang terjadi sehubungan dengan system keamanan. Majunya sebuah jenis teknologi, tentu akan diimbangi dengan tehnik “men-dobrak” daripada system itu sendiri. Ini dapat kita lihat dalam kasus google.com sebab telah diketahui bahwa selain berguna sebagai sebuah search engine paling ampuh dengan database yang mencapai miliaran jumlahnya, google pun tidak dapat menutupi kenyataan bahwa banyak hacker yang menggunakan google.com sebagai sarana melakukan tindak “iseng-iseng” di internet, sebab selain dapat mencari data data seperti MP3, Film, Artikel, dan lain sebagainyam google pun memiliki kemampuan untuk dapat mencari data yang dapat digolongkan sebagai data rahasia.

Dengan menggunakan sedikit kemampuan unik, dan tentunya dengan menggunakan google.com sebagai sarana pencarian data, ternyata orang dapat menemukan banyak data sensitive di Internet. Data data yang dimaksud dengan data sensitive adalah data yang dapat digolongkan sebagai data pribadi, seperti nomor kartu kredit, dan password.

Menggunakan google tentunya sudah bukanlah merupakan sebuah hal yang aneh lagi bagi mereka yang sering menggunakan internet. Ditambah lagi, mengingat penggunaan daripada website google.com itu sendiri yang sangat user-friendly, penulis merasa tidak perlu untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai metode mencari dengan menggunakan google. Dalam artikel ini kita akan membahas lebih kearah dasar metode pencarian serta pengenalan string dalam penggunaannya di google.com serta contoh contoh bentuk kalimat pencarian yang sangat membantu dalam melakukan google hacking nantinya.

Tehnik Dasar Pencarian

  • Penggunaan string (+) digunakan untuk melakukan pencarian paksa terhadap huruf yang serupa. Sedangkan (-) digunakan untuk men-tidak sertakan sebuah kata dalam pencarian.
  • Untuk mencari sebuah susunan kata tertentu dengan sangat tepat, maka anda perlu menggunakan string (“ “)
  • Sedangkan titik (.) digunakan untuk melakukan metode pencarian text satu karakter.
  • Tanda bintang melambangkan segala huruf.
  • Syntax site: digunakan untuk memerintahkan google supaya melakukan pencarian dalam situs tertentu saja. Alamat situsnya dapat dimasukan sesudah tanda titik dua. (e.g site:www.th0r.name)
  • Syntax filetype: digunakan untuk memerintahkan google untuk melakukan pencarian terhadap jenis file secara ter-spesifikasi. Jenis file yang ingin dicari dapat diposisikan setelah tanda titik dua.
  • Syntax link: digunakan untuk memerintahkan google supaya hanya melakukan pencarian dalam hyperlinks tertentu.
  • Syntax cache: digunakan untuk memerintahkan google untuk menampilkan versi daripada sebuah webpage pada saat google membukanya. Keterangan mengenai alamat website dapat ditambahkan pada bagian akhir sesudah tanda titik dua.
  • Syntax intitle: dalam hal ini google diperintahkan hanya untuk mencari keterangan berdasarkan title daripada dokumen dokumen tertentu, sesuai dengan yang kita ketikan pada bagian akhir syntax setelah tanda titik dua.
  • Syntax inurl: Google akan melakukan pencarian data dalam syntax URL tertentu yang diberikan setelah tanda titik dua.

Mengenal lebih dalam Syntax Untuk Google Hacking
Setelah mengenal dasar metode pencarian menggunakan google.com, sekarang kita akan beralih ke syntax yang dapat dikatakan lebih specific dan lebih komplikasi dibandingkan syntax yang telah diberikan diatas. Mari sekarang kita perhatikan syntax dibawah ini:

intitle:”Index of” passwords modified
allinurl:auth_user_file.txt
“access denied for user” “using password”
“A syntax error has occurred” filetype:ihtml
allinurl: admin mdb
“ORA-00921: unexpected end of SQL command”
inurlasslist.txt
“Index of /backup”
“Chatologica MetaSearch” “stack tracking:”
Contoh contoh yang diberikan diatas adalah contoh contoh syntax yang bias dikatakan digunakan untuk mencari password ataupun admin page, dan juga bias digunakan untuk mencari page yang tidak seharusnya dapat dibuka oleh user biasa. Kombinasi kombinasi lain dapat digunakan untuk melakukan pencarian yang lain dan hanya perlu dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan target anda.
Amex Numbers: 300000000000000..399999999999999
MC Numbers: 5178000000000000..5178999999999999
visa 4356000000000000..4356999999999999
Sedangkan syntax yang diatas ini digunakan untuk mencari nomor kartu kredit orang menggunakan google.com

Bedah Syntax
Setelah melihat beberapa syntax yang lebih complex diatas, mari kita sedikit membahas maksud dari syntax syntax yang ada dibawah ini.
“parent directory ” /appz/ -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums
“parent directory ” DVDRip -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums
“parent directory “Xvid -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums
“parent directory ” Gamez -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums
“parent directory ” MP3 -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums
“parent directory ” Name of Singer or album -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums
Seperti yang dapat kalian perhatikan dari keseluruhan syntax. Bagian yang diganti hanya selalu pada bagian sesudah kata “Parent Directory”. Kenapa? Setelah kita pelajari dibagian awal artikel ini tadi bahwa syntax (“ “) digunakan untuk melakukan pencarian kalimat secara pasti, dan (-) digunakan untuk men-tidak ikut sertakan sebuah kata dalam keseluruhan kalimat pencarian. Sehingga dalam syntax ini dapat kita artikan secara kasar juga sebagai berikut:

  • “Parent Directory”  Pencari sedang melakukan pencarian untuk kata Parent Directory secara pasti dan tidak secara terpencar (Parent sendiri dan Directory sendiri)
  • Pencari menaruh apa yang ingin dia cari. (Contoh : /appz/ adalah aplikasi. Dan MP3, berarti dia mencari mengenai hal MP3)
  • -xxx  Pencari tidak menginginkan adanya konten xxx dalam pencariannya.
  • -html  Pencari tidak menginginkan adanya konten html dalam pencariannya.
  • -htm  Pencari tidak menginginkan adanya konten htm dalam pencariannya.
  • -php  Pencari tidak menginginkan adanya konten php dalam pencariannya.
  • Dan lain sebagainya.

List Syntax, serta Kombinasinya
Setelah membahas mengenai metode pencarian, syntax yang cukup komplikasi hingga beda arti syntax, pada bagian sebelumnya. Pada bagian ini kita akan membahas mengenai kombinasi syntax dan bagaimana fungsinya, serta bagaimana membaca arti syntax tersebut.
Inurl:Microsoft filetype:iso
Anda akan mencari pada setiap URL berbau kata Microsoft untuk segala file yang bertipe iso. Anda dapat merubah URL dan Filetype menjadi apapun sesuai kebutuhan anda.
“# -FrontPage-” inurl:service.pwd
Dengan menggunakan syntax ini, anda menyuruh google untuk mencarikan password frontpage untuk anda.
http://*:*@www” <domain name>
Syntax diatas digunakan untuk melakukan pencarian password pada line url anda. Dalam kasus ini anda mencari user dan password yang tulisannya apa saja, pada domain name tertentu. (Masukan nama domain tanpa .com .net / .org) – (Contoh : “http://*:*@www” neotek)
Cara lain untuk menggunakan syntax ini dalam bentuk yang berkesebalikan ialah dengan cara menuliskan syntax seperti ini:
http://th0r:th0r@www” <domain name>  dalam kasus ini anda mencari username dan password th0r pada website yang nantinya akan anda masukan alamatnya dibagian belakang.
“sets mode +k”
Nampak seperti IRC? Memang betul. Ada banyak juga room di IRC yang menggunakan key untuk melakukan join kedalam room tersebut dan dengan menggunakan syntax ini, anda akan dapat menemukan beberapa key yang tercatat dalam log percakapan channel / room tersebut.
Allinrul: Admin mdb
Kalian akan menemukan banyak web page sehubungan dengan administrator system page.
Intitle: “Index Of” config.php
Dengan syntax diatas, kalian akan diberikan setumpuk data mengenai website website yang memiliki file config.php
Bahkan google dapat juga dijadikan ajang untuk mencari warez serial code. Katakanlah anda membutukan Windows XP Pro serial number. Anda hanya perlu membuka http://www.google.com dan mengetikan syntax sebagai berikut:
“Windows XP Professional” 94FBR
Yang dapat juga kita artikan sebagai pencarian kata Windows XP Professional tanpa di pisahkan. Sedangkan 94FBR itu sendiri adalah sebuah code yang kerapkali dimasukan ke dalam bagian daripada registration code yang ada pada kebanyakan software Microsoft. Oleh dari karena hal tersebut, penggunaan code 94FBR mungkin akan cukup membantu dalam melakukan pencarian serial code. Akan tetapi, segalanya tetap dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan serta keperluan anda.
Sekian cerita singkat saya kali ini mengenai Google Hacking. Perlu diingat bahwa bagaimana tingkat kesuksesan dalam menggunakan google hacking ini adalah 100% tergantung daripada ide dan kreatifitas anda sendiri dalam mengkombinasikan syntax dan menyesuaikan data yang anda ketahui mengenai suatu target tertentu. Tapi yang perlu saya jelaskan disini, bahwa google hacking adalah salah satu tehnik yang cukup mengerikan apabila anda dapat menggunakannya dengan sangat baik. Hal inipun didukung dengan kenyataan bahwa kebanyakan ahli security di dunia telah menempatkan Google Hacking sebagai salah satu tehnik yang sejajar dan sama berbahayanya dengan SQL Injection, Cross-site Scripting dan Remote Execution Command.
Credit and Special Thanks To: Johnny Long With His Book Named as “Google Hacking”
Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada Epel (Thanks yoo =P), Ignes (Yang sudah nemenin chat waktu lg buat ini artikel), Cindy (Yang juga sudah nemenin ngobrol sampe artikelnya kelar) Hehehe, juga Jeffry dan Nico. Serta beberapa teman teman saya yang lainnya.
Akhir kata, saya hanya ingin mengucapkan. Teknologi berkembang untuk di eksploitasi fungsi dan manfaatnya. Kalau meng-eksploitasi kekayaan alam itu salah, meng-eksploitasi funsi teknologi adalah sebuah hal dapat dikatakan bagus. Oleh dari karena itu, teruslah mencari keuntungan daripada penggunaan system itu sendiri.

Januari 22, 2008 Ditulis oleh dharu | Web | | & Komentar

[Tutorial] Cara memperbaiki kerusakan pada windows

Berikut tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan.

1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Januari 22, 2008 Ditulis oleh dharu | Komputer | | & Komentar

[TUTORIAL] Kloning Windows XP Beda Mesin

Windows XP, dah pada tau kan ngga bisa di clone langsung pake ghost/acronis true image ke mesin dengan beda spesifikasi… pasti langsung hang dah pas masuk windows, knp?

- Perbedaan Hardware Abstraction Layer (HAL)
- Driver specific issues
- Encrypted files or folders on the source computer
(sumber : manual symantec ghost)

Nah, untuk bisa kloning ke mesin yang berbeda kita butuh Sysprep atau Microsoft’s System Preparation tool

Quote:
Sysprep is a Microsoft utility that prepares a computer for cloning (imaging) and customization. When you restart a computer after using Sysprep, Windows 2000/XP detects the attached devices such as the hard drive, CD/DVD ROM, and other Plug-and-Play devices and rebuilds the driver database the next time Windows is started.

Gw coba jelasin step by step nya cara kloning pake sysprep ini :
Sopwer yang dibutuhkan :
- Sysprep bisa didapetin di :
Untuk Windows XP SP1

Code:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=7a83123d-507b-4095-9d9d-0a195f7b5f69&DisplayLang=en

Untuk Windows XP SP2

Code:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=3e90dc91-ac56-4665-949b-beda3080e0f6&displaylang=en

Atau download keduanya di

Code:
http://rapidshare.com/files/14882071/deploy.7z.html

- Bootable disc Symantec Ghost ato acronis true image, ato sopwer image kesukaan loe dah

Langkah2 nya :
1. Install windows seperti biasa, sekalian install driver dan sopwer2 pendukungnya, config sesuai kebutuhan. Pastikan tuh dah instalasi windows termanis yang loe buat
2. Reboot, pastikan login sebagai admin, bukan sebagai user!
3. Bikin direktory Sysprep (c:\sysprep)
4. Extract .cab deployment yang udah di download tadi ke folder Sysprep (sysprep.exe, setupcl.exe, factory.exe, deploy.chm dan ref.chm)
5. Bikin direktory Driver buat Sysprep (c:\drivers)
6. Jalankan Sysprep.exe

sysprep for windows XP SP1


sysprep for windows XP SP2

Limitasi Sysprep
- Windows instalasi harus berada di drive c:\
- Destination PC harus tidak terhubung dengan domain controller
- Jangan menggunakan Windows OEM bawaan PC built up. Windows OEM hanya untuk hardware spesifik bawaan pabrik PC
- Jangan menggunakan sysprep dengan proc berbeda. Misalnya bikin image pake Pentium 4 untuk kloning di AMD
- Jangan menggunakan sysprep dengan Storage controller berbeda, misalnya IDE ke SCSI atau SATA

7. Pada saat menjalankan sysprep akan muncul konfirmasi box

8. Tunggu sysprep bekerja

9. Selanjutnya windows akan reboot atau shutdown, tergantung pilihan pada konfigurasi sysprep

10. HERE IS DA CRUCIAL STEP!!!
Setelah reboot, PASTIKAN JANGAN BOOT KE WINDOWS!! siapin dulu bootable ghost ato acronis, boot from CD, jalankan sopwernya trus buat image drive c:\ tadi

11. Setelah selesai proses image, reboot dan balikin boot ke HDD

12. Selanjutnya sysprep akan bekerja

atau mode mini

proses rekonfigure instalasi windows

Masukkan kembali data2 seperti pada proses instalasi windows, tunggu sampai proses instalasi selesai

13. Setelah selesai dan login ke windows, silahkan di deploy image yang dibuat tadi ke sembarang PC yang mau di install windows XP dengan syarat seperti di atas (limitasi sysprep)

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Bikin sysprep.inf???
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Konfigurasi utama sysprep ini ada pada sysprep.inf
File ini bisa dibuat dengan menggunakan sopwer setupmgr.exe (ada pada deployment .cab) file ini untuk membuat unattended instalasi windows XP dengan memasukkan konfigurasi terlebih dahulu (mirip ama nlite -red)

Untuk membuat file sysprep.inf cukup jalankan sopwer setupmgr.exe dan pilih full unattended dan config semuanya seperti pada nlite, save file nya sebagai sysprep.inf taruh di direktory c:\sysprep

sysprep.inf

Code:
;Setup Manager answer file
;include any comments like revision dates;here

[Data]
AutoPartition = 1
MsDosInitiated = "0"
UnattendedInstall = "Yes"
AutomaticUpdates = yes

[Unattended]
UnattendMode = FullUnattended
OemSkipEula = Yes
OemPreinstall = Yes
UnattendSwitch = "Yes"
Hibernation = No
TargetPath = \WINDOWS

[UserData]
ProductKey = #####-#####-#####-#####-#####
FullName = "Xxxxxx"
OrgName = "Xxxxx Yyyyy"
ComputerName = XXXXXXX

[Display]
BitsPerPel = 32
Xresolution = 1024
Yresolution = 768
Vrefresh = 60

[RegionalSettings]
LanguageGroup = 9, 1
SystemLocale = 00000809
UserLocale = 00001009
InputLocale = 0809:00000809, 0404:e0080404; 0404:e0090404

[Branding]
BrandIEUsingUnattended = Yes

[url]
Home_Page = about:blank
Search_Page = http://www.google.com

[GuiUnattended]
AdminPassword = "Xxxxxxxxxxx"
EncryptedAdminPassword = NO
AutoLogon = Yes
AutoLogonCount = 5
OEMSkipRegional = 1
TimeZone = 85
OemSkipWelcome = 1

[Identification]
JoinWorkgroup = WORKGROUP

[Networking]
InstallDefaultComponents = Yes

[WindowsFirewall]
Profiles = WindowsFirewall.TurnOffFirewall

[WindowsFirewall.TurnOffFirewall]
Mode = 0

[Components]
msmsgs = off
msnexplr = off
freecell = off
hearts = off
minesweeper = off
pinball = off
solitaire = off
spider = off
zonegames = off

[PCHealth]
ER_Enable_Reporting = 0

[System Restore]
MaximumDataStorePercentOfDisk = 5

[GuiRunOnce]
%systemdrive%\install\UserRegTweaks.cmd

[PCHealth]
ER_Enable_Reporting = 0

[System Restore]
MaximumDataStorePercentOfDisk = 5

Selesai dah, silahkan bereksperimen. Inget backup dulu data2 penting sebelum bereksperimen. Segala kerusakan yang diakibatkan oleh tutorial ini bukan tanggung jawab gw….

Januari 22, 2008 Ditulis oleh dharu | Komputer | | & Komentar