Setting server RO
Cara Membuat Private Server ONLINE dengan eathena SQL for Windows
persiapan yang kamu harus punya adalah :
1. Kemauan dan Ketenangan diri
2. Komputer lah …. berhubung ini Onlen spec minim 525Mb RAM Pentium berapa ajah yg penting ga ngelag
3. Eathena SQL terbaru (jangan TXT, itu mah buat LAN)
http://eathena.ws/board
atau
http://www.sacredangelro.com/svn/
inget ambil yang SQL yah …
terakhir terbaru 13000
gunakan stable atau Trunk untuk 13000
4. Ragnarok Client, idRO boleh tapi awas error waktu buka item, KRo disarankan Versi 16-06-08
yang udah update Episode 13.
5. sclientinfo
<?xml version="1.0" encoding="euc-kr" ?>
<clientinfo>
<servicetype>korea</servicetype>
<servertype>sakray</servertype>
<connection>
<display>NAMA SERVER MU</display>
<desc>None</desc>
<address>WAN IP mu</address>
<port>6900</port>
<version>20</version>
<langtype>8</langtype>
<registrationweb></registrationweb>
<aid>
<admin>ID GM</admin>
</aid>
</connection>
</clientinfo>
kalau server kamu ada di satu komputer atau ada di dalam warnet … (pengertiannya satu jaringan) .. gunakan LAN IP pada <address>
6. klo mau bikin server ya musti ada Hexed Client nya terus nanti diagi-bagiin ke temen kamu.
ada di
http://eathena.ws/board
atau
http://www.sacredangelro.com/svn/
jangan cari ke tukang sayur yah … ga ada …. 
7. sekali lagi ditekankan …. Hati yang sabar dan tenang ….
8. Lagu yg enak didenger, segelas air minum, dan sebungkus Rokok kalo perlu 

Instalasi Server SQL
Persiapan Dasar :
(kalo yg udah pernah tau lewatin bagian ini)
Periksa dulu settingan IP configuration mu
caranya
[START] –> RUN –> ketik : cmd /k ipconfig
contohnya akan muncul begini muncul kayak gini
Windows IP Configuration
Ethernet adapter Local Area Connection 3:
Connection-specific DNS Suffix . :
IP Address. . . . . . . . . . . . : 192.168.10.1 --- ini IP LAN / komputer mu
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0 --- ini Subnet nanti buat settingan
Default Gateway . . . . . . . . . : 192.168.10.110 -- ini pintu modem mu
terus kamu juga harus tau WAN IP kamu supaya kamu bisa online
http://whatsmyip.net/

angka yang muncul pada website itu ada lah WAN IP mu
Okeh Lanjut lagi 
1.extract Eathena SQL nya di mana ajah … jangan di desktop (sebenernya gpp sih)
2.langsung buka eathena …. masuk ke folder conf, terus cari char_athena.conf buka dengan text editor semacem notepad / wordpad.
pada bagian ini ….
edit bagian2 ini dengan mengikuti instruksi
// Athena Character configuration file. // Server Communication username and password. (jangan pake yg default biar ga gampang di hack) userid: s1 --- rubah dengan yang kamu mau passwd: p1 --- rubah dengan yang kamu mau (dua data ini nanti kita simpan okeh// Server name, use alternative character such as ASCII 160 for spaces. // NOTE: Do not use spaces in the name, or guild emblems won't work client-side! server_name: ISI DENGAN NAMA SERVER MU // Login Server IP // The character server connects to the login server using this IP address. // NOTE: This is useful when you are running behind a firewall or are on // a machine with multiple interfaces. login_ip: isi dengan IP Komputer mu (misal. 192.168.10.10 ikuti cara yg diatas tadi) // Character Server IP // The IP address which clients will use to connect. // Set this to what your server's public IP address is. char_ip: isi dengan WAN IP mu
kalo ada tanda “//” apus ajah tanda itu dibagian login_ip, char_ip
dan setelah udah bagian diatas … boleh kok setting2 dulu (tapi jangan asal setting) dibagian bawahnya.
Save dulu coi
3. sekarang buka map_eathena.conf
bagian yg harus diubah adalah
// Interserver communication passwords, set in account.txt (or equiv.) userid: s1 --- ganti ... samain yg di char_athena.conf tadi passwd: p1 --- ganti ... samain yg di char_athena.conf tadi // Character Server IP // The map server connects to the character server using this IP address. // NOTE: This is useful when you are running behind a firewall or are on // a machine with multiple interfaces. char_ip: ganti dengan IP komputer kamu // Character Server Port char_port: 6121 // Map Server IP // The IP address which clients will use to connect. // Set this to what your server's public IP address is. map_ip: ganti dengan WAN IP kamu
kalo udah selesai editing … Save dulu cui baru dah lanjut
5. Subnet setting .. buka subnet_athena.conf
defaultnya kan
255.0.0.0:127.0.0.1:127.0.0.1
yg artinya
subnet mask:LAN IP:LAN IP
so,
ganti clue itu jadi
SUBNET MASK hasil cek ipconfig tadi:IP LAN:IP LAN
contohnya jadi
255.255.255.0:192.168.10.1:192.168.10.1
**tengok lagi tadi waktu cek IP komputer
Save.
6. GRF setting …. buka deh grf-file.txt yg ada di dalem folder conf
maksudnya ini kalo di eathena data nya kurang … nanti dia baca dari GRF mu
masukin ajah path lokasi GRF mu misal:
//----------------------------------------- // GRF List //----------------------------------------- // grf: C:\path\to\RO\data.grf // You may add more in this format // grf: <data file path> D:\Game_Online\Ragnarok Private\KRo\adata.grf D:\Game_Online\Ragnarok Finish\Ragray\bdata.grf D:\Game_Online\Gravity\RagnarokOnline\data.grf D:\Game_Online\Ragnarok Finish\Ragray\sdata.grf D:\Game_Online\Ragnarok Finish\Ragray\mmdata.grf
dilihat dari data diatas …
kamu boleh melampirkan lebih dari satu GRF 
selesai deh bagian eathena nya
Instalasi MySQL
1. download dulu file nya (ini versi terakhir 5.0.x)
http://mysql.holywar.net/Downloads/MySQL-5.0/mysql-5.0.45-win32.zip
dan yg ini
http://dev.mysql.com/get/Downloads/MySQLGUITools/mysql-gui-tools-5.0-r12-win32.msi/from/http://ftp.sunet.se/pub/unix/databases/relational/mysql/
2. instal MySQL 5.0.45 nya

3.klik next dan kemudian pilih Typical Setup

4. klik Instal 

5. kalo ada pilihan kayak dibawah ini…. pilih skip Sign-up terus klik Next

6. terus pilih yg standard configuration

7.dibagian bawah ini …. pilih MySQL sebagai Windows Service.

8. selanjutnya password root yang kamu inginkan (hapalin kodenya yah)
jangan lupa ceklist “Modify Security Setting”

Instaling MySQL Administrator dan Query Browser
tadi kan gw suruh donlod MySQL ama satu lagi tuh MySQL GUI Tools ..
yg MySQL dah di instal …
sekarang tinggal MySQL GUI Tools kamu instal …
yg kita butuhin cuma MySQL Administrator dan MySQL Query Browser.
klo dah selesai lanjut ke slanjutnya
Setting MySQL Administrator
1. jalankan MySQL Administrator. waktu muncul kotak box login
masukan
Stored Connection: (kosongin aje) Server Host: localhost Username: root Password: (masukin password waktu kita instal SQL tadi) Port: 3306
dan sekarang kamu adalah admin
2. pilih admin administrator

3. selanjutnya klik New User dan masukan
MySQL User: ragnarok Password: ragnarok Confirm Password: ragnarok
gambar kotak adminnya kayak gini ..

jangan lupa setelah mengisi data klik Apply Changes
Setting MySQL Query Browser
1. jalankan MySQL Query Browser.. nanti ada kotak buat login lagi
Stored Connection: (kosongin) Server Host: localhost Username: root Password: (password Root mu) Default Schema: ragnarok Port: 3306
2. kalo di kotak Schemata kanan ga ada tabung kuning (Table) namanya ragnarok
buat dulu caranya …
klik kanan —-> Create New Schema
namain —> ragnarok .. terus klik Ok
kalo udah ada (dan klo udah dibikin buat yg blom ada)
- pilih dulu Table Ragnarok .. klik ajah sekali
- terus klik File — Open Script
- cari file namanya main.sql di dalam folder sql pada eathena mu
- open
*lakukan hal yg sama untuk mail.sql (tapi klo kamu pake yg upgrade-an SVN … ga perlu… soalnya FIlenya juga ga ada di SVN upgrade-tan))
3. klik Execute (tombol warna hijau di kanan atas)
4. kita membutuhkan log database buat mencatat semua kegiatan SQL mu
so …
klik kanan lagi dikotak Schemata .. pilih Create New Schema
isi dengan nama log
klo udah klik Ok
5. lakukan hal yg sama kayak waktu masukin main.sql
- pilih Table log
- klik File — Open Script
- cari logs.sql … terus klik open
- execute dengan tombol hijau gede tadi selese dah bagian log
6. selanjutnya yg kamu harus lakukan adalah …
masih inget ga di char_athena.conf dan map_athena.conf kan ada
s1
p1
yg gw suruh ubah …
nah di database MySQL nya juga harus ada
cara masukinnya ….
- klik dua kali atau ga klik tanda min di samping ragnarok database
- cari Login (Table)
- klik 4 kali hehehe
- nah keliatan kan database nya masih satu (nanti disini buat bikin account GM nya)
- klik edit (ada dibawah cari deh)
- yg s1 ama p1 ganti sama userid dan password yang kamu bikin tadi di char_athena.conf dan map_athena.config
- kalo udah klik Aplly Changes disebelah tombol Edit.
inget s1 dan p1 musti sama yg di MySQL, char_athena.conf, dan map_athena.conf
mumpung ada disini …
kamu bikin ajah sekalian account GM
caranya ? dari ujung s1 p1 tadi yg diubah
itu langsung tambahin ajah …
misalkan klo blom ada apa-apa ..
masukin ajah 200001 sebagai ID
terus password nya di kotak password
jenis kelamin M atau F, jangan S(s=Server)
terus cari GM level … isi ajah 99 buat awal2
selesai
klo mau lebih dari satu ? ya tinggal tambahin ajah lagi 

selesai dah
PortForwarding
bagian ini sangat penting supaya server bisa berinteraksi dengan user dari luar
tiap2 modem punya settingan yg berbeda …
bisa dicari dan diliat di
http://portforward.com/routers.htm
port default buat Ro tuh
6900 6191 dan 5121
ya nanti di web itu dijelasin ..
Tutor Membuat MP3 sendiri
tata cara membuat mp3 sendiri via hosting gratisan!!
lagu na dari kita dan mp3 player skin na
yg kita suka kan gampang buat na udah ada yg praktis lagi sekarang
yg diperlukan disini
1.flash mp3 player skin
2.file xml
3.file hosting untuk mp3 na
untuk mencari flash mp3 player
http://freddyizbadd.com/jeroenskins.php
setelah udah dapet flash mp3 player naaa
kamu upload ke hosting file kamu
untuk hosting file kamu bisa gunain
hosting file tersebut juga bisa digunain upload mp3 na
dan untuk saran sih lebih baik mp3 na di kompres/resize biar ga limit alias macet2
supaya nanti pas upload juga cepet lebih baik diresize
dan untuk meresize mp3 tersebut bisa gunain software ini
dan setelah itu
yg kita harus lakukan
membuat file xml
berikut contoh xml na
<player showDisplay=”yes” showPlaylist=”yes” autoStart=”1″>
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
<song path=”URL MP3” title=”PENYANYI – JUDUL” />
</player>
setelah file xml sudah jadi maka
kita tinggal upload saja file tersebut kehosting file
kamu contoh nama file xml : mp3.xml(harus bereksitensi xml)
catatan:
ganti dengan url mp3 mu dan sesuaikan dengan penyanyi dan judul na
dan file xml dan flash player kamu harus dalam satu folder hosting ga boleh misah
setelah itu
catatan:
ganti dengan url flash mp3 player mu
dan url xml mu
dan ini untuk yg menggunakan js external file
bisa gunain code add box ini ( hanya untuk yg mengunakan js external file )
var mp3 =”<div align=’center’><embed allowScriptAccess=\”never\” src=\”URL Flash mp3 player mu\” menu=\”false\” quality=\”high\” width=\”265px\” height=\”270px\” name=\”index\” type=\”application/x-shockwave-flash\” pluginspage=\”http://www.macromedia.com/go/getflashplayer\” flashvars=\”playList=URL XML MU\” wmode=\”transparent\”/></embed><br /><a href=\”http://www.myspaceprodesigns.com\”></a></div></div>”;
addBox(“RIGHT”,pageOwnerFName+”’s Flash MP3″,mp3,”music”,null);
taruh di bagian b atau dibawah onloadhandler
met mencoba aja yaaa
jgn lupa lihat catatan karena itu
penting supaya ga salah
Trik Mempercepat Browesing Internet
Jangan terbayangkan bahwa koneksi kita sangat cepat sekali, kita hanya akan menggunakan teknik Tunneling. Pada dasarnya jika kita mengakses sebuah server (website), komputer kita diarahkan secara langsung ke server tersebut. Misal kita akan membuka sebuah halaman website yang servernya terletak di Amerika, maka komputer kita secara langsung mengaksesnya ke server tersebut. Atau lebih sederhananya jika kita inging mengambil sesuatu yang ada di Amerika maka kita harus pergi sendiri ke Amerika.
Terbayangkan oleh kita bergitu rumitnya perjalanan yang kita lewati, begitu banyaknya hambatan yang kita hadapi. Begitupun dunia networking. Teknik tunneling sama halnya dengan teknik pengiriman barang dengan bantuan kurir. Jika kita akan mengirim atau mengambil barang ke Amerika maka kita tidak perlu melakukannya sendiri, biarlah jasa kurir yang melakukan semua kerumitan dan hambatan yang dihadapi agar barang tadi bisa sampai ke tujuan.
Begitupun tunneling, pada saat kita mengakses sebuah halaman webiste maka komputer kita hanya akan meminta bantuan sebuah server untuk menyampaikan dan mengambil halaman demi halaman website yang kita tuju. Selain itu server tunnel akan mengkompresi data yang kita butuhkan, karena itulah koneksi internet kita secara keseluruhan akan meningkat.
Sederhanakan? Tapi kemudian muncul pertanyaan, apakah bisa hal tersebut gratis? Bisa ya bisa tidak. Sekarang sudah banyak server tunnel yang menyediakan fasilitas ini, misal Nitro, Toonel(dot)Net, TrafficCompressor, OnSpeed dan masih banyak yang lainnya. Gratiskah mereka? Jelas tidak, kecepatan yang mereka tawarkan harus ditebus dengan muahal alias berbayar. Lalu buat apa saya menulis ini? Ya karena saya ingin berbagi server tunnel yang GRATIS. Baik mari kita bahas cara menghubungkan komputer kita ke server tunnel yang gratis, tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membahas.
- Komputer anda harus terkoneksi dengan internet.
- Teknik tunnel ini cocok bagi yang menggunakan koneksi internet dengan fasilitas GPRS, tapi bisa juga untuk jenis koneksi lain.
- Harus sudah terpasang software tunneling, misal putty, silahkan anda download pada bagian sebelah kanan blog (DEHAFILE).
Ikuti langkahnya :
- Download PuTTY , lihat link sebelah kanan (DEHAFILE)
- Ekstrak menggunakan WinRAR dan simpan PuTTY.exe pada C:WINDOWS
- Biarkanlah PuTTY tidur disana, tidak usah diaktifkan
- Klik Start Menu => Run dan masukan “putty -P 222 -N -D 9999 -C net@cepat.abangadek.com” tanpa tanda petik (”) setelah itu jendela DOS akan terbuka.
- Pada saat diminta password, ketikan “cepat123” tanpa tanda petik (”) dan Enter, tapi jangan heran pada saat memasukan password anda tidak melihat apapun, makanya anda harus hati-hati memasukan password, jika salah maka PuTTY akan memberitahu anda, jika salah lagi maka PuTTY akan terminate (close). Jika setelah memasukan password PuTTY tidak ada reaksi (kursor hanya turun) maka anda sudah betul
- Arahkan agar browser menggunakan SOCKS proxy di localhost, port 9999
- Selamat browsing dengan kecepatan baru tapi ingat ucapkan terima kasih pada Mas Harry karena sudah berbaik hati meminjamkan server-nya yang di Singapura untuk Tunneling, mudah-mudahan amal kebaikannya di balas oleh Allah SWT, amin…..
Setting Mikrotik
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hostspot.
Ada pun fitur2 nya sbb:
* Firewall and NAT – stateful packet filtering; Peer-to-Peer protocol filtering; source and destination NAT; classification by source MAC, IP addresses (networks or a list of networks) and address types, port range, IP protocols, protocol options (ICMP type, TCP flags and MSS), interfaces, internal packet and connection marks, ToS (DSCP) byte, content, matching sequence/frequency, packet size, time and more…
* Routing – Static routing; Equal cost multi-path routing; Policy based routing (classification done in firewall); RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4
* Data Rate Management – Hierarchical HTB QoS system with bursts; per IP / protocol / subnet / port / firewall mark; PCQ, RED, SFQ, FIFO queue; CIR, MIR, contention ratios, dynamic client rate equalizing (PCQ), bursts, Peer-to-Peer protocol limitation
* HotSpot – HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug-and-Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic quota; real-time status information; walled-garden; customized HTML login pages; iPass support; SSL secure authentication; advertisement support
* Point-to-Point tunneling protocols – PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand
* Simple tunnels – IPIP tunnels, EoIP (Ethernet over IP)
* IPsec – IP security AH and ESP protocols; MODP Diffie-Hellman groups 1,2,5; MD5 and SHA1 hashing algorithms; DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256 encryption algorithms; Perfect Forwarding Secrecy (PFS) MODP groups 1,2,5
* Proxy – FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support
* DHCP – DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support
* VRRP – VRRP protocol for high availability
* UPnP – Universal Plug-and-Play support
* NTP – Network Time Protocol server and client; synchronization with
GPS system
* Monitoring/Accounting – IP traffic accounting, firewall actions logging, statistics graphs accessible via HTTP
* SNMP – read-only access
* M3P – MikroTik Packet Packer Protocol for Wireless links and Ethernet
* MNDP – MikroTik Neighbor Discovery Protocol; also supports Cisco Discovery Protocol (CDP)
* Tools – ping; traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dynamic DNS update tool
Layer 2 connectivity
* Wireless – IEEE802.11a/b/g wireless client and access point (AP) modes; Nstreme and Nstreme2 proprietary protocols; Wireless Distribution System (WDS) support; virtual AP; 40 and 104 bit WEP; WPA pre-shared key authentication; access control list; authentication with RADIUS server; roaming (for wireless client); AP bridging
* Bridge – spanning tree protocol; multiple bridge interfaces; bridge firewalling, MAC
* VLAN – IEEE802.1q Virtual LAN support on Ethernet and wireless links; multiple VLANs; VLAN bridging
* Synchronous – V.35, V.24, E1/T1, X.21, DS3 (T3) media types; sync-PPP, Cisco HDLC, Frame Relay line protocols; ANSI-617d (ANDI or annex D) and Q933a (CCITT or annex A) Frame Relay LMI types
* Asynchronous – s*r*al PPP dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; onboard s*r*al ports; modem pool with up to 128 ports; dial on demand
* ISDN – ISDN dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; 128K bundle support; Cisco HDLC, x75i, x75ui, x75bui line protocols; dial on demand
* SDSL – Single-line DSL support; line termination and network termination modes
Instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC.
PC yang akan dijadikan router mikrotikpun tidak memerlukan resource
yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway.
berikut spec minimal nya :
* CPU and motherboard – bisa pake P1 ampe P4, AMD, cyrix asal yang bukan multi-prosesor
* RAM – minimum 32 MiB, maximum 1 GiB; 64 MiB atau lebih sangat dianjurkan, kalau mau sekalian dibuat proxy , dianjurkan 1GB… perbandingannya, 15MB di memori ada 1GB di proxy..
* HDD minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash, tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, apa lagi S-ATA Very Happy
*NIC 10/100 atau 100/1000
Untuk keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.
Lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com.
Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus membeli licensi terhadap segala fasiltas yang disediakan. Free trial hanya untuk 24 jam saja.
Kita bisa membeli software mikrotik dalam bentuk CD yang diinstall pada Hard disk atau disk on module (DOM). Jika kita membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal menancapkan DOM pada slot IDE PC kita.
Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan
sederhana sebagai gateway server.
1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin <enter>
Password: (kosongkan) <enter>
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin
dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >
4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “XAVIERO” (nama ini sih bebas2 aja mo diganti)
[admin@Mikrotik] > system identity set name=XAVIERO
[admin@XAVIERO] >
5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@XAVIERO] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@XAVIERO] >
6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1
[admin@XAVIERO] > ip address add address=192.168.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@XAVIERO] > ip address add address=172.16.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether2
7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@XAVIERO] >ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@XAVIERO] >
8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254
[admin@XAVIERO] > /ip route add gateway=192.168.0.254
9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@XAVIERO] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@XAVIERO] >
10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@XAVIERO] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@XAVIERO] >
11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@XAVIERO] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[admin@XAVIERO] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no
12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@XAVIERO] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@XAVIERO] >
13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@XAVIERO] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@XAVIERO] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@XAVIERO]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface=
ether1 chain:srcnat
[admin@XAVIERO] >
15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@XAVIERO]ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@XAVIERO] >
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox
yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita.
Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20
2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1
3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
4. Lihat status DHCP server
[admin@XAVIERO]> ip dhcp-server print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.
5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.
6. Tes Dari client
c:\>ping www.yahoo.com
untuk bandwith controller, bisa dengan sistem simple queue ataupun bisa dengan mangle
[admin@XAVIERO] queue simple> add name=Komputer01
interface=ether2 target-address=172.16.0.1/24 max-limit=65536/131072
[admin@XAVIERO] queue simple> add name=Komputer02
interface=ether2 target-address=172.16.0.2/24 max-limit=65536/131072
Trik membatasi Bandwith client
Bila warnet anda tidak memiliki router sendiri atau menggunakan modem + router ADSL sebaiknya PC client di set bandwithnya agar tidak saling berebutan. Catatan OS yg digunakan user Windows XP Pro SP2.
Berapapun cepatnya koneksi internet maupun network pada computer dengan Windows XP akan dibatasi dengan 20% untuk default koneksi network (Qos – Quality of service) dari WIndows XP. Windows sengaja membatasi koneksi bandwidth pada sistem network maupun internet, tujuannya untuk cadangan bagi paket penting.
Seberapa pentingnya dari setting default, tentu tidak semua orang memerlukan. Kecepatan network tentunya harus maksimum terlebih pada koneksi internet yang melempem di Indonesia. Cara mematikan sistem cadangan dari Bandwidth Windows sangat mudah.
Mengunakan sistem manual
Gunakan perintah dibawah ini :
1. Run dengan perintah gpedit.msc
2. Masuk kebagian setting Administrative Templates, Network, QoS Packet seperti gambar dibawah ini.
3. click dibagian Limit reservable bandwidth, setting ke Enable dan matikan Bandwidth Limit dalam % menjadi 0
4. Click Apply dan restart semua program
Catatan makin kecil prosentasi makin banyak yg disedot bandwithnya, gw saranin gunakan kisaran 20% s/d 50% saja.






My BlogBETA.png)


